Profil Universitas
Diposting tanggal: 08 Juli 2007

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) merupakan salah satu universitas swasta di jawa timur yang tumbuh dengan pesat. UMSIDA memiliki komitmen untuk menjadikan perguruan tinggi sebagai pusat pencerahan melalui pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berorientasi pada iman, ilmu dan amal serta pengembangan tradisi intelektual untuk kemajuan masyarakat. Dalam kerangka itulah UMSIDA terus mengembangkan sumber dayanya sehingga dapat berperan aktif di dalam proses pembangunan dengan melahirkan lulusan yang menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di atas landasan iman dan taqwa yang kokoh, sehingga menjadi insan yang mandiri, berwawasan luas, sadar  akan keberadaannya dan bermanfaat bagi masyarakat indonesia, serta ikhlas dan bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas amar ma’ruf nahi munkar.

Sejak awal berdirinya, tahun 1984, UMSIDA berupaya melakukan konsolidasi da ekspansi. Sehingga sekarang memiliki 3 kampus, yakni : Kampus I di Jalan Mojopahit 666 B Sidoarjo, Kampus II di Jalan Raya Gelam No. 250 Candi Sidoarjo dan Kampus III Ma’had Umar bin Al-Khattab di Kompleks Perumahan IKIP V/1 Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya.

Untuk meningkatkan kualitas akademik, UMSIDA terus mengembangkan sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan pendidikan, baik pengembangan yang berupa fisik bangunan dan peralatan perkuliahan, maupun non fisik seperti penelitian, pengabdian masyarakat , serta peningkatan kualitas dosen. Saat ini, UMSIDA mempunyai staf pengajar tidak kurang dari 210 dosen dengan kualifikasi pendidikan 80% lulusan S2, 10% S3 dan sisanya lulusan S1 dari berbagi PT baik negeri, swasta dalam maupun luar negeri. Selain itu, 40% diantaranya merupakan praktisi profesional. Hal ini membantu dalam menjalin link and match antara UMSIDA, perusahaan dan pemerintah. UMSIDA juga didukung oleh sekitar seratus orang staf administrasi, teknisi dan laboran yang masing-masing ahli dibidangnya, semua disediakan untuk melayani calon mahasiswa. 

Untuk lebih siap di kancah perguruan tinggi nasional, UMSIDA telah membentuk 2 lembaga, yaitu : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), dan Lembaga Pengembangan dan Peningkatan Pendidikan (Lp3). Lembaga-lembaga ini dilengkapi dengan beberapa pusat studi, yaitu : Pusat Studi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Pusat Studi Kawasan dan Kebijakan, Pusat Studi Lingkungan Pusat Studi Wanita, dan Pusat Studi Kewirausahaan. Selain itu, UMSIDA juga memiliki beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) yaitu : UPT Pusat Data & Komputer (PUSDAKOM), UPT Perpustakaan, UPT Penerbitan dan UPTMKDU. Selain itu, sebagai wujud pengmbangan kampus, pada awal tahun 2011, UMSIDA meluncurkan business center

Saat ini UMSIDA mendidik tidak kurang dari 4.000 (empat ribu) mahasiswa dari berbagai wilayah, mulai aceh sampai Nusa Tenggara Timur. Jumlah tersebut termasuk mahasiswa asal Cina. Dengan latar belakang sosial yang berbeda. Menjadikan kuliah di UMSIDA ibarat menapak sebuah dunia kecil tempat berinteraksi informasi antar individu dan komunitas beragam.

Untuk memfasilitasi mahasiswa yang hendak mengembangkan diri melalui organisasi, UMSIDA telah menyediakan oragnisasi dan lembag kemahasiswaan, antara lain yang sudah ada saat ini adalah: senat mahasiswa, badan eksekutif magasiswa (BEM) hingga ditingkat jurusan yakni, himpunan mahasiswa jurusan (HMJ) yang berfungsi juga sebagai wadah pengembangan keprofesian sesuai dengan disiplin ilmunya, disamping itu, terdapat juga organisasi ekstra mahasiswa seperti HMI, PMII dan GMNI, serta ada juga kelompok paguyuban mahasiswa yang didasarkan atas wilayah atau daerah asal mereka. IMM karena merupakan organisasi otonom, maka merupakan organisasi intra kampus.

Dalam menunjang kegiatan selepas kuliah, center for career planning (CCP) UMSIDA selalu mengembangkan dan memperluas informasi maupun bursa kerja guna membantu pencarian kerja bagi mahasiswa secara umum. Selain itu, program lain yang dapat menujang kegiatan tersebut diantaranya melalui program KBPK (Konsultasi Bisnis dan Penempatan Kerja), pemagangan kerja mahasiswa melalui kegiatan Magang Kewirausahaan (MKU), Kuliah Kerja Usaha (KKU) maupun Kuliah Kewirausahaan (KWU).